Tik, kamu berisik
Suara jatuhmu terlalu sumbang
Sama halnya rindu yang tak pernah seimbang
Berat di aku, kosong di dia
Tik, kesini aku betulkan ritmemu
Seperti dia yang selalu bantu saat aku salah
Dulu... Tentu...
Tik, kamu kok tega menghujami si genting?
Sama kayak dia yang tega menyakiti
Hati... Lebih sakit dari fisik...
Tik, aku kok rindu dia ya
Aku harus bagaimana?
Tik, aku tanya kok jawabnya cuma tik...tik...tik...tik
Oiiii, Tik! Jawab!
.
.
.
.
.
Ah dasar rintik
Bisanya cuma tik...tik...tik...tik dan mengintrik kisah lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar