Senin, 20 April 2020

Kolor Ibu


"Nih celana bekas, bisa melindungimu dari si virus sialan. Lekas buatlah masker dari kolor ini!" perintah ibu.

"Tapiii, ini kan kolor bekasnya ibu," protesku sambil memonyongkan bibir.

"Nak, surga ada di telapak kaki ibu. Tapi lestarinya kehidupan bisa jadi dari selangkangan ibumu. Jangan ngeyel!" Kata si ibu.

"Ya sudah ibu, aku kerjakan. Aku ingin kehidupan, sekaligus surga setelah kematian." Ucapku lirih sebelum menyulap kolor bekas ibu menjadi 4 buah masker untuk kami sekeluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar