17.55
Keterkejutanku membuncah
Tiba-tiba, bak keajaiban, ah atau orang beriman menyebutnya mujizat
Matamu terbuka, penuh, bulat seperti purnama
Bahagia bukan main
Kalau aku ilmuwan pasti sudah teriak eureka, eureka
Tak lama, tapi sungguh optimismeku meninggi
Engkau, pasti bangun
Dan aku bisa salim
20.30
Dokter yang galak itu tiba-tiba muncul
Membawa kabar bak disambar petir
Seperti ban yang kena paku, optimismeku hilang begitu saja
Katanya, harapannya makin tipis
Katanya, engkau sangat kritis
Katanya, minta yang terbaik sama Gusti
Di seberang jendela, hingar bingar pesta kembang api
Sementara engkau hanya membujur kaku di kasur
Uti, bangun
Besok raya
Aku ingin salim
Aku belum salim...
Indriati, malam raya 2019
*Uti akhirnya pergi untuk selama-lamanya 2 Juli 2019. Tepat 3 hari sebelum ulang tahunku dan 3 Minggu sebelum aku memenuhi keinginan Beliau untuk menjadi seorang pendidik :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar