Mendatangiku yang tengah sayu
Di beranda kamu mengaku
"Pandangku berpaling tapi hatiku menetap.Aku terpaku, bibirku kelu
Kisahku sudah baru tapi pikiranku masih tentangmu."
Dalam hati, aku menertawaimu
Aku menang, kamu mengaku rindu
Mampus kau, mampus kau
Kau meminta kembali hatiku
Bah, kau pikir aku mau
Rasakan kau, rasakan kau
Tanggung sendiri rindumu!
Ah, sial
Aku hanya mengkhayal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar