Selasa, 17 Januari 2017

Leona : Masa Penantian

Minggu kemarin kubilang aku pilih Dilan ketimbang Leona. Uangku kubelikan Dilan dan Milea saja. Leona nanti gampang, paling bentar lagi beredar di toko buku. Tapi nggak tahu kenapa pas open PO aku buka link webnya, terus jari-jariku langsung beradu dengan layar hape, cepat sekali kuketik semua. Aku ingat waktu itu pukul 16.02. Aku tidak terlalu berharap bisa mendapatkan Leona, namun kupikir sebaiknya aku mencoba selagi masih sempat. Pukul 20.45 ada email masuk dan ternyata itu dari penerbit Leona, aku dinyatakan lolos seleksi, ummm apapun itu namanya hahaha. Aku bahagia sekaligus bingung. Tapi banyak bahagianya, aku merasa bisa mengalahkan beratus-ratus orang yang bersaing mendapatkan Leona. Memang terdengar berlebihan, namun begitulah nyatanya, banyak yang berebut mendapatkan Leona. Ada kepuasan pribadi ketika kamu berhasil mendapatkan sesuatu yang diperebutkan banyak orang. Dan tahu kau aku urutan berapa? 127. Bayangkan. Open PO 16.00, aku mengisi form pukul 16.02 dan aku diurutan 127, bagaimana yang mengisi form pukul 16.37 atau 16.53 atau berapapun itu setelahku? Leona, kamu memang pantas jadi rebutan. 😂
Tapi setelahnya aku bingung, total yang harus kubayar hampir 140ribu, sementara kemarinnya aku habis belanja Dilan 170-an ribu. Bagiku 310ribu bukanlah jumlah yang sedikit. Aku bimbang jadi kuambil Leona atau tidak. Namun, mengingat perjuanganku telah mengalahkan ratusan orang lainnya, kuputuskan kubayar Leona (tapi minjem uangnya mas sih, soalnya atm ku nggak bisa transfer hahaha). Resikonya kutanggung sendirilah, bulan besok pokoknya puasa jajan buku! Harussss!
Jadi sekarang aku dalam masa menunggu Leona sampai ditanganku. Aku ingin segera mengenalkannya pada Dilan, Milea, dan yang lainnya. Ah Februari segeralah datang. Februari akan begitu menyenangkan. Leona akan punya teman-teman baru. Can't wait. 😊

#Jurnal365Hari #Day17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar